Desa Sebereda Terkunci! Mobil Melintang Sebabkan Kemacetan 20 Km, Lintas Timur Seberida Lumpuh Total!

 


BATANG GANSAL – Insiden sebuah truk trailer berjenis Fuso yang gagal menanjak hingga melintang di tengah jalan menyebabkan jalur lintas utama lumpuh total. Peristiwa yang terjadi di Jalan Lintas Timur Seberida, tepatnya di Dusun Sinamak, Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal ini memicu kemacetan panjang selama 14 jam sejak Minggu dini hari.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa peristiwa ini bermula pada tanggal 28 Desember 2025 sekitar pukul 02.00 WIB. Truk Fuso berukuran besar tersebut diduga kehilangan tenaga saat melewati tanjakan di Dusun Sinamak, hingga akhirnya tergelincir dan posisinya melintang menutupi seluruh badan jalan.

Kondisi tersebut diperparah dengan ukuran truk yang sangat besar, sehingga proses evakuasi memakan waktu cukup lama. Akibatnya, kendaraan roda empat atau lebih berhenti total karena tidak ada celah di bahu jalan yang dapat dilewati. Di sisi lain, hanya kendaraan roda dua yang masih diizinkan melintas secara bergantian dengan pengawasan ketat.

Dampak dari lamanya proses evakuasi mengakibatkan ekor kemacetan terus menjalar hingga mencapai 20 kilometer, membentang jauh dari Desa Sungai Akar hingga tembus ke Desa Ringin,Kecamatan Batang Gansal.

Untuk mengantisipasi potensi gesekan antar-pengendara di tengah antrean panjang tersebut, sejumlah personel Satlantas Polsek Batang Gansal setempat bersama anggota Brimob Batalyon C Pelopor langsung dikerahkan ke lokasi. Petugas menerapkan sistem buka-tutup jalan setelah proses evakuasi dan melakukan penertiban agar tidak ada pengemudi yang nekat menyerobot antrean demi menghindari kerusuhan.

"Kami menyiagakan personel untuk memastikan pengguna jalan tetap tertib dan tidak ada kendaraan yang mencoba menerobos, karena hal itu justru akan memperparah situasi di titik evakuasi," ujar salah satu petugas di lapangan.

Situasi semakin sulit bagi para pengendara lantaran tidak adanya rute alternatif yang memadai di wilayah tersebut, sehingga para sopir tidak memiliki pilihan lain selain menunggu. Terkait hal ini, pihak kepolisian kembali menegaskan agar seluruh pengguna jalan tetap tenang.

Berdasarkan kondisi di lapangan, arus lalu lintas mulai terurai normal pada pukul 16.00 WIB, setelah alat berat berhasil menuntaskan proses pergeseran posisi truk ke bahu jalan dan di angkut menggunakan lowboy truck.

Evakuasi ini melibatkan koordinasi lintas instansi mengingat bobot kendaraan yang melebihi kapasitas derek standar. Meski sempat terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan, tidak ada laporan mengenai kerusakan fasilitas publik yang permanen atau korban jiwa dalam insiden ini.

Pihak berwenang mengimbau kepada pengendara untuk selalu memastikan kelayakan mesin kendaraan, terutama sebelum melewati jalur tanjakan Sinamak yang dikenal memiliki medan cukup menantang bagi kendaraan bermuatan berat. Cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah selama proses evakuasi berlangsung, yang sedikit banyak membantu mempercepat kerja tim teknis di lapangan.

 Penulis: Nadila Dwi Sapira


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bendungan Danau Koto Kari Sebagai Sumber Utama Irigasi Pertanian

Sungai Siak Tercemar Akibat Limbah Industri

BALIMAU KASAI, TRADISI PEMBERSIHAN DIRI WARISAN BUDAYA MASYARAKAT KAMPAR