Kebocoran Pipa Gas Picu Kebakaran di Indragiri Hilir Riau.

 


Dikabarkan Api Baru Padam Setelah 14 Jam. Kebakaran yang diakibatkan oleh ledakan pipa gas milik PT. Trans Gas Indonesia (TGI), membakar sejumlah rumah warga di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, sementara ada 3 buah rumah warga yang hangus terbakar. Data sementara di kabarkan 3 unit rumah yang hangus terbakar, Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil,melalui sambungan telepon,pada hari Sabtu (3/1/2026).

Kebocoran pipa gas milik PT. Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Hal ini memicu ledakan besar dan kebakaran selama 14 jam,ledakan tersebut terjadi pada hari Jumat (2/1/2026). Seorang Kepala Pelaksana BPBD Inhil yaitu R. Arliansyah, mengatakan,api  tersebut baru padam sekitar pukul 05.00 WIB, pada hari Sabtu (3/1/2026).

Dikabarkan bahwasanya Semburan gas membuat kobaran api menyembur setinggi 15 meter dan tidak bisa dipadamkan meski sempat disiram armada damkar. Mereka tetap tidak bisa memadamkan api tersebut. Namun pada akhirnya saluran pipa tersebut di tutup oleh pihak pengelola. Sehingga membuat api akhirnya habis sendiri setelah gas tersisa habis. Rumah warga yang terdampak dipadamkan tim damkar.

Dikabarkan Ledakan tersebut meninggalkan lubang besar di pipa gas kedalamannya sekitar 4–5 meter. Kronologi Kejadian Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Masyarakat pertama kali mendengar suara ledakan yang diduga dari pipa gas tanam PT TGI.

 Tidak lama kemudian, api menyembur ke udara dan menghanguskan sebagian area dekat pipa. Petugas kepolisian dan Polsek Kemuning serta Polres Inhil yang berada di sekitar langsung mengamankan lokasi dan memberi imbauan atau arahan kepada warga agar warga tidak mendekat karena risiko gas dan api. Dikabarkan Insiden ini memaksa kepolisian menutup jalan lintas timur Sumatera untuk sementara  yang menghubungkan Riau dengan Jambi.

Anggota kepolisian yang berada di lokasi, mengimbau pengendara untuk sementara menghentikan aktivitas melintas, baik dari arah Jambi menuju Riau maupun sebaliknya,” Hal itu disampaikan oleh seorang Kombes  kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp pada Jumat malam(2/1/2026).

Selain itu, polisi berkoordinasi dengan pihak perusahaan gas untuk segera melakukan pemutusan alur pipa.

Sementara itu dikabarkan Jarak pipa gas dengan permukiman warga sekitar 500 meter, sehingga tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak akibat ledakan tersebut. Sementara itu pihak kepolisian dan BPBD terus memantau lokasi dan memastikan situasi kondusif setelah api padam.

Petugas Polsek Kemuning juga melakukan pengaturan lalu lintas, seraya mengimbau pengendara untuk berhenti terlebih dahulu sampai situasi aman.

Penulis: Andri Mahmudi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bendungan Danau Koto Kari Sebagai Sumber Utama Irigasi Pertanian

TARI RENTAK BULIAN, MEDIA PENYEMBUHAN DAN KOMUNIKASI SPIRITUAL DARI RIAU

Sungai Siak Tercemar Akibat Limbah Industri