Maraknya Perjudian Online di Desa Beligan Merembah Hingga Remaja, Menjadi Ancaman Generasi Muda

 

Desa Beligan — Fenomena perjudian online kini bukan hanya menjadi masalah di kota besar, tetapi juga telah menyebar hingga pelosok desa, termasuk di Desa Beligan. Akses internet yang semakin mudah dan semakin banyaknya aplikasi taruhan digital membuat praktik perjudian ini berkembang pesat, bahkan di kalangan remaja dan anak muda setempat.

Menurut sejumlah warga dan tokoh masyarakat, perjudian online kini menjadi bagian rutinitas sebagian generasi muda di desa tersebut. Para remaja biasanya mengakses situs taruhan melalui smartphone mereka, sering kali saat nongkrong di warung kopi Kondisi ini memicu kekhawatiran akan penurunan nilai moral dan kinerja akademik remaja, karena waktu untuk bermain judi sering menggantikan waktu belajar.

Buk risna selaku orang tua yang merasakan dampak dari fenomena ini, mengatakan bahwa banyak orang tua yang awalnya tidak menyadari bahaya perjudian online sampai melihat perubahan perilaku anaknya menjadi lebih pendiam, sering berbohong, bahkan ada yang mulai mengalami konflik keluarga karena uang jajan habis untuk taruhan digital.

Fenomena perjudian online ini telah merambah hingga remaja, termasuk yang masih duduk di bangku sekolah, yang justru merupakan usia produktif dan seharusnya fokus pada pendidikan. Data nasional menunjukkan bahwa puluhan ribu anak dan remaja telah terpapar perjudian online, karena kurangnya sistem verifikasi umur yang efektif di banyak platform taruhan digital.

Situasi di Desa Beligan mencerminkan tren nasional ini: keterlibatan remaja dalam perjudian kini bukan lagi hal kecil, tetapi cenderung meningkat. Tapi sayang nya tidak  ada tindakan yang di lakukan dari pemerintah setempat umtuk menanggulangi hal ini kecuali dari orang tua saja yang sekedar menasehati anaknya

Hal ini terjadi karena kurang nya kesadaran tentang bahayanya perjudian dan tidak ada sanksi dari orang tua untuk remaja yang berjudi, di desa beligan para orang tua yang tidak bertanggung jawab malah mengajari anak anak remaja bermain judi atau secara tidak langsung memperbolehkan mereka bermain judi hal ini sungguh memprihatinkan untuk  keberlangsungan generasi muda di  desa beligan

Penulis: Afni Yola

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bendungan Danau Koto Kari Sebagai Sumber Utama Irigasi Pertanian

TARI RENTAK BULIAN, MEDIA PENYEMBUHAN DAN KOMUNIKASI SPIRITUAL DARI RIAU

Sungai Siak Tercemar Akibat Limbah Industri