Air Terjun Sungai Kelelawar Dipadati Pengunjung, Wisata Alam Kuansing Kian Diminati

 


TELUKKUANTAN – Objek wisata alam Air Terjun Sungai Kelelawar yang terletak di Desa Sungai Kelelawar, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), semakin diminati oleh masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, lokasi wisata ini dipadati pengunjung, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Air terjun ini kian diminati akhir-akhir ini karena adanya sport foto terbaru yang dibuat oleh warga setempat. Keindahan alam yang masih asri, aliran air terjun yang jernih, serta suasana hutan yang sejuk menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Kalau dari Kota Pekanbaru, setidaknya butuh 4 hingga 5 jam perjalanan darat untuk ke Kota Taluk Kuantan. Kemudian harus berkendara selama 30 menit ke arah Lubuk Jambi, lanjut lagi berkendara sekitar 20 menit menuju Desa Sungai Kelelawar. Untuk biaya masuk dan parkir hanya mengeluarkan uang Rp 10 ribu saja. (sumber: m.halloriau.com)

Banyak pengunjung datang bersama keluarga dan kerabat untuk menikmati keindahan alam sekaligus melepas penat dari aktivitas sehari-hari.Meningkatnya kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat, khususnya bagi warga yang membuka usaha kecil seperti warung makanan dan jasa parkir. Namun demikian, pengunjung diimbau untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan agar keindahan wisata alam tersebut tetap terjaga.

Keindahan dan keasrian Air Terjun Sungai Kelelawar di Desa Kelelawar, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing.  Air terjun ini memiliki dua tingkat di mana tingkat pertama air terjun tidak begitu tinggi dan pemandiannya sedikit dangkal cocok buat mandi anak-anak dan yang tidak bisa berenang.  Sedangkan di tingkat kedua air terjun nya sangat tinggi sekitar belasan meter. Air terjun ini sangat ramai di kunjungi pada hari libur, seperti pada hari sabtu dan minggu. Banyak sekali kalangan anak muda yang menikmati keindahan dan sejuknya udara di Air Terjun Sungai Kelelawar ini.

Penulis: Rosalina Dwi Putri

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bendungan Danau Koto Kari Sebagai Sumber Utama Irigasi Pertanian

TARI RENTAK BULIAN, MEDIA PENYEMBUHAN DAN KOMUNIKASI SPIRITUAL DARI RIAU

Sungai Siak Tercemar Akibat Limbah Industri