Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Maraknya Perjudian Online di Desa Beligan Merembah Hingga Remaja, Menjadi Ancaman Generasi Muda

Gambar
  Desa Beligan — Fenomena perjudian online kini bukan hanya menjadi masalah di kota besar, tetapi juga telah menyebar hingga pelosok desa, termasuk di Desa Beligan. Akses internet yang semakin mudah dan semakin banyaknya aplikasi taruhan digital membuat praktik perjudian ini berkembang pesat, bahkan di kalangan remaja dan anak muda setempat. Menurut sejumlah warga dan tokoh masyarakat, perjudian online kini menjadi bagian rutinitas sebagian generasi muda di desa tersebut. Para remaja biasanya mengakses situs taruhan melalui smartphone mereka, sering kali saat nongkrong di warung kopi Kondisi ini memicu kekhawatiran akan penurunan nilai moral dan kinerja akademik remaja, karena waktu untuk bermain judi sering menggantikan waktu belajar. Buk risna selaku orang tua yang merasakan dampak dari fenomena ini, mengatakan bahwa banyak orang tua yang awalnya tidak menyadari bahaya perjudian online sampai melihat perubahan perilaku anaknya menjadi lebih pendiam, sering berbohong, bahkan ada ...

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ramai Dikunjungi Warga pada Sore Hari

Gambar
  Pekanbaru, 10 Januari 2026 Sejumlah taman kota di Pekanbaru ramai dikunjungi masyarakat pada sore hari. Kondisi tersebut terlihat di beberapa ruang terbuka hijau, di antaranya Taman Kaca Mayang yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman serta Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas yang berada di Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru. Taman-taman tersebut dimanfaatkan warga sebagai tempat rekreasi, bersantai, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Pantauan di Taman Kaca Mayang menunjukkan peningkatan jumlah pengunjung sejak sore hari, sekitar pukul 16.30 WIB hingga menjelang malam. Pengunjung yang datang didominasi oleh keluarga yang membawa anak-anak untuk bermain dan berjalan santai. Warga memilih datang pada sore hari karena cuaca yang lebih sejuk dibandingkan siang hari. Salah satu pengunjung Taman Kaca Mayang, Rizal (30), mengatakan bahwa ia rutin mengunjungi taman tersebut bersama keluarganya. Menurutnya, taman kota menjadi pilihan karena fasilitas yang tersedia sudah cukup...

Warga Pelalawan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Pasca Hujan Lebat

Gambar
  Pelalawan, Riau – Warga Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, menggelar kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan pada Minggu (5/1/2026), setelah hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak dua hari terakhir menyebabkan saluran air tersumbat dan genangan di sejumlah permukiman. Kegiatan ini melibatkan warga setempat, perangkat desa, pemuda, serta relawan kebersihan. Mereka membersihkan parit, bahu jalan, dan halaman fasilitas umum dari lumpur, daun kering, serta tumpukan sampah yang terbawa arus air hujan. Ketua RT 03 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Ahmad Roni, mengatakan bahwa gotong royong dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap lingkungan sekaligus untuk mencegah terjadinya banjir. “Setelah hujan deras, banyak parit yang tersumbat. Kalau tidak segera dibersihkan, air bisa meluap dan masuk ke rumah warga,” ujarnya. Hujan lebat yang terjadi sejak Jumat malam membuat debit air meningkat dan membawa sampah rumah tangga ke saluran drainase. Aki...

Wni (Rupat) Tewas Ditembak Aparat Maritim Malaysia Disebut Melawan Di Jalur Ilegal

Gambar
  Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) melepaskan timah panas di Pantai Tanjung Rhu, Malaysia, hingga menyebabkan warga negara Indonesia (WNI) tewas. WNI ditembak usai diduga berupaya keluar dari Malaysia secara ilegal. Singkat cerita, kejadian bermula saat para WNI ingin berlabuh dari Tanjung Rhu, Malaysia, menuju Dumai Riau. Untuk bisa berlabuh dengan kapal secara ilegal, mereka mengaku menyerahkan sejumlah uang kepada agen. Wakil Menteri P2MI Christina Aryani menyebut jumlah uang yang diserahkan bervariasi. Ada yang membayar 1.200 Ringgit, ada pula yang bayar Rp 1.500 Ringgit. Agen ini lah yang mengkoordinir perjalanan pulang WNI itu. Bahasa ringkasnya menyelundupkan orang-orang secara ilegal ke Dumai, Riau. Termasuk menyediakan kapal, yang diketahui milik WNI bernama Nur Saleh. Aksi mereka kepergok aparat Malaysia. Aparat Malaysia sudah memperingatkan korban dengan sinyal lampu, tapi tak digubris. Kapal yang dinaiki para WNI justru melaju kencang meninggalkan kapal yan...

Ritual Pacu Jalur: Teradisi Riau Yang Kini "Menghantui " Beranda Sosial Dunia

Gambar
  TELUK KUANTAN - Siapa sangka, gemuruh teriakan penonton di tepian sungai kecil di Riau kini bisa terdengar hingga ke mancanegara. Pacu Jalur, tradisi balap perahu naga khas Kuantan Singingi (Kuansing), belakangan ini mendadak viral dan menjadi perbincangan netizen global di platform seperti TikTok dan Instagram. Fenomena ini bermula saat potongan video yang memperlihatkan puluhan pria mendayung dengan kecepatan tinggi ditambah aksi  seorang bocah yang menari di ujung perah ,FYP di berbagai negara. Keunikan budaya ini  memicu rasa penasaran orang asing yang belum pernah melihat olahraga air ekstrem dan seestetik ini.Peristiwa viral ini mencapai puncaknya pada perhelatan besar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, yang biasanya digelar meriah setiap bulan Agustus. Namun, dampaknya masih terasa sangat kuat hingga awal tahun 2026 ini, di mana banyak turis mulai bertanya-tanya kapan jadwal lomba berikutnya. Kenapa bisa sampai seheboh itu?ada pada perpaduan nyali dan seni. Netize...

Sampah Mengambil Fungsi Parit Hingga Mengakibatkan Penyakit

Gambar
  Pekanbaru 7 januari 2026 Permasalahan sampah di wilayah Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, kembali menjadi perhatian serius. Sejumlah parit yang berfungsi sebagai saluran drainase utama kini dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga. Kondisi tersebut terjadi akibat masih banyaknya oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan tanpa memperhatikan dampak jangka panjang terhadap lingkungan sekitar. Parit-parit yang tersumbat sampah ini dikhawatirkan tidak hanya menghambat aliran air, tetapi juga berpotensi besar menyebabkan banjir saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Selain itu, sampah yang menumpuk dalam waktu lama menimbulkan bau tidak sedap dan menciptakan lingkungan yang tidak sehat bagi warga. Warga Marpoyan Damai menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari kondisi ini. Tumpukan sampah di parit menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk dan serangga pembawa penyakit. Akibatnya, risiko munculnya berbagai penyakit, seperti demam berdarah, semakin meningkat. Beberap...

Fenomena Pasang Keliling Kembali Rendam Tembilahan, Aktivitas Ekonomi Warga Terhambat

Gambar
  TEMBILAHAN/06/01/2026 - Fenomena banjir rob atau yang akrab disapa warga lokal sebagai "Pasang Keling" kembali merendam sejumlah jalan protokol dan kawasan pemukiman di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Kenaikan debit air laut yang terjadi sejak pagi hari ini menyebabkan aktivitas ekonomi lumpuh dan mobilitas warga terhambat. Kenaikan permukaan air laut (Pasang Keling) mulai menggenangi jalanan utama seperti Jalan Sudirman, Jalan Hasanuddin, dan kawasan pasar di Tembilahan pada Selasa (6/1) pagi. Fenomena tahunan ini terjadi akibat puncak siklus pasang air laut yang masuk ke daratan, memaksa para pedagang, pekerja, hingga anak sekolah berjuang melintasi genangan air setinggi lutut orang dewasa. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir menyatakan bahwa siklus ini merupakan yang tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. "Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menjaga anak-anak dan instalasi lis...

Jalan Berlubang Masih Dikeluhkan, Warga Bagan Siapiapi Harap Perbaikan Merata

Gambar
  Bagan Siapiapi — Saat musim hujan datang, Kondisi jalan berlubang di sejumlah titik yang ada di daerah Bagan Siapiapi hingga kini masih menjadi keluhan warga sekitar. Kerusakan jalan tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari serta membahayakan keselamatan Masyarakat pengguna jalan sekitar, terutama pengendara sepeda motor. Beberapa warga menyebutkan bahwa lubang-lubang di jalan kerap tergenang air saat hujan, membuat jalan licin, sehingga sulit terlihat dan berisiko menyebabkan kecelakaan. “Kalau hujan, lubangnya tertutup dengan air. Sudah banyak pengendara yang hampir jatuh,” ujar warga yang setiap hari melintas di kawasan tersebut. Selain mengganggu kenyamanan berkendara dan Masyarakat sekitar, kondisi jalan yang rusak juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Pengendara mengaku harus mengurangi kecepatan atau mencari jalan alternatif, yang membuat waktu tempuh menjadi lebih lama. Warga berharap pemerintah daerah segera dapat melakukan perbaikan secara menyeluru...

Kebocoran Pipa Gas Picu Kebakaran di Indragiri Hilir Riau.

Gambar
  Dikabarkan Api Baru Padam Setelah 14 Jam . Kebakaran yang diakibatkan oleh ledakan pipa gas milik PT. Trans Gas Indonesia (TGI), membakar sejumlah rumah warga di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, sementara ada 3 buah rumah warga yang hangus terbakar. Data sementara di kabarkan 3 unit rumah yang hangus terbakar, Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil,melalui sambungan telepon,pada hari Sabtu (3/1/2026). Kebocoran pipa gas milik PT. Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Hal ini memicu ledakan besar dan kebakaran selama 14 jam,ledakan tersebut terjadi pada hari Jumat (2/1/2026). Seorang Kepala Pelaksana BPBD Inhil yaitu R. Arliansyah, mengatakan,api  tersebut baru padam sekitar pukul 05.00 WIB, pada hari Sabtu (3/1/2026). Dikabarkan bahwasanya Semburan gas membuat kobaran api...

Diguyur Hujan Berkepanjangan, Sejumlah Ruas Jalan Di Kuansing Rusak Parah

Gambar
  KUANTAN SINGINGI -  Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, mengalami kerusakan parah akibat hujan yang turun secara terus-menerus dalam beberapa pekan terakhir. Tingginya intensitas curah hujan menyebabkan aspal jalan terkelupas, munculnya lubang-lubang besar yang tertutup genangan air, serta permukaan jalan yang berlumpur. Kondisi ini terjadi di beberapa jalan penghubung antar desa yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, sehingga mengganggu kelancaran transportasi dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengguna jalan. Kerusakan jalan tersebut berdampak langsung pada berbagai kalangan masyarakat, mulai dari pelajar, pedagang, hingga pekerja yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut. Banyak pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan demi menghindari lubang yang membahayakan, terutama saat hujan turun atau pada malam hari ketika jarak pandang terbatas. Akibatnya, waktu tempuh perjalanan menjadi lebih lama dan aktivit...

Kondisi Memprihatinkan, Jembatan Sungai Medang di Bukit Kesuma Rusak Sejak Empat Tahun Lalu

Gambar
  Pelalawan – Kondisi Jembatan Sungai Medang yang berada di Desa Kesuma, Kecamatan Bukit Kesuma, Kabupaten Pelalawan, kian memprihatinkan. Jembatan yang menjadi akses penghubung utama masyarakat tersebut dilaporkan telah mengalami kerusakan sejak empat tahun lalu, namun hingga kini belum mendapat perbaikan yang berarti. Berdasarkan pantauan di lapangan, badan jembatan terlihat rusak parah. Sejumlah papan lantai jembatan tampak patah dan berlubang, sementara struktur penyangga juga mulai rapuh. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan warga yang melintas setiap hari untuk ke kebun, sekolah, maupun beraktivitas ekonomi. Warga setempat mengaku terpaksa tetap menggunakan jembatan tersebut karena tidak ada jalur alternatif lain. “Jembatan ini sudah rusak dari sekitar empat tahun yang lalu. Kami khawatir, tapi mau bagaimana lagi, ini satu-satunya jalan,” ujar salah seorang warga. Kerusakan jembatan juga berdampak pada aktivitas perekonomian ma...

Tragedi Ekologi Bangka Belitung: Mengupas Dampak Lingkungan Tambang Timah di Balik Skandal Kerugian Rp271 Triliun

Gambar
  PANGKALPINANG – Kepulauan Bangka Belitung telah menjadi pusat gravitasi industri timah dunia. Sebagai produsen timah terbesar kedua secara global, wilayah ini menyumbang sekitar 90% produksi nasional. Namun, kejayaan komoditas yang dijuluki "Emas Putih" ini kini menyisakan nestapa lingkungan yang sangat dalam. Pengungkapan skandal korupsi tata niaga timah yang mencatat angka kerugian ekologis fantastis sebesar Rp271,06 triliun menjadi bukti nyata bahwa alam telah dieksploitasi melampaui batas kemampuannya untuk membaik. 1.       Anatomi Kerugian Lingkungan Rp271 Triliun Berdasarkan perhitungan ahli lingkungan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Bambang Hero Saharjo, total kerugian tersebut dibagi menjadi beberapa kategori yang mencerminkan betapa mahalnya harga sebuah kerusakan alam: Kerugian Ekologis di Kawasan Hutan (Rp157,7 Triliun): Mencakup biaya pembersihan lahan, hilangnya fungsi perlindungan tanah dari erosi, hingga hilangnya fungsi hutan...

Sawit Menjadi Penopang Utama Perekonomian Warga Keritang

Gambar
  Perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu sektor utama yang menopang perekonomian masyarakat di Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir. Sebagian besar warga menggantungkan mata pencaharian dari perkebunan sawit, baik sebagai petani mandiri, pekerja kebun, maupun pekerja di sektor pendukung seperti transportasi hasil panen dan jasa angkut. Keberadaan sawit dinilai mampu meningkatkan pendapatan keluarga, membuka lapangan kerja, serta mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa. Masyarakat berharap pengelolaan perkebunan sawit dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kesejahteraan sosial, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan perkebunan sawit di Keritang berlangsung cukup pesat. Banyak lahan yang sebelumnya dimanfaatkan untuk pertanian tradisional kini beralih fungsi menjadi kebun sawit. kondisi ini terjadi karena sawit dinilai memiliki nilai ekonomi yang lebih s...

Hutan Talang Duri Jadi Destinasi Wisata Alam Baru yang Menarik Perhatian Pengunjung

Gambar
  Hutan Talang Duri kini berkembang menjadi destinasi wisata alam baru yang mulai menarik perhatian masyarakat. Wisata ini menawarkan keindahan alam berupa pepohonan hijau, udara yang sejuk, serta suasana hutan yang masih alami. Keberadaan wisata tersebut menjadi alternatif rekreasi bagi masyarakat yang ingin menikmati alam tanpa harus bepergian jauh. Sejak dibuka untuk umum, jumlah pengunjung terus mengalami peningkatan, terutama pada akhir pekan. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap wisata berbasis alam. Wisata Hutan Talang Duri terletak di kawasan Talang Duri dan dikelola oleh masyarakat setempat dengan dukungan pemerintah desa. Pengelolaan wisata ini dilakukan secara sederhana namun tetap memperhatikan kebersihan dan kelestarian lingkungan. Fasilitas yang disediakan masih terbatas, tetapi cukup menunjang kenyamanan pengunjung. Pengembangan kawasan wisata ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi lokal daerah. Dengan demikian, Hutan Talang Duri...

Gemilangnya Pelalawan Expo: Kanvas Budaya dan Inovasi Riau di Pelalawan

Gambar
  Kabupaten Pelalawan yang dikenal dengan keindahan alamnya serta geliat pembangunan yang terus berkembang kembali menampilkan pesonanya melalui kemeriahan Pelalawan Expo. Di tengah suasana kota Pangkalan Kerinci yang semakin tertata dan ramai oleh aktivitas masyarakat, Pelalawan Expo hadir sebagai ajang yang tidak hanya memadukan pameran pembangunan dan ekonomi kreatif, tetapi juga memperlihatkan wajah Pelalawan sebagai daerah yang kaya akan potensi budaya, kreativitas, dan semangat kebersamaan. Cahaya lampu stand pameran, ragam produk lokal, serta alunan seni dan hiburan rakyat menjadi gambaran keindahan kota Pelalawan yang hidup dan dinamis, sekaligus mencerminkan kemajuan daerah yang terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik. Pangkalan Kerinci, Pelalawan Kemilau lampu hias dan deru antusiasme warga mewarnai Halaman Kantor Bupati Pelalawan selama lima malam berturut-turut. Gelaran Helat Pelalawan 2025, yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pel...

Tutupnya Scoo Beauty Dipekanbaru: Antara Peluang Dan Resiko Usaha

Gambar
  PEKANBARU  -  Toko kosmetik Scoo Beauty Pekanbaru yang berlokasi di kawasan Panam kini tidak lagi beroperasi secara normal menyusul skandal hukum yang menjerat para pemiliknya. Bisnis yang sempat viral karena diresmikan langsung oleh pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina pada Juli 2024 ini, terpaksa berhenti setelah Polda Riau mengungkap adanya dugaan penipuan investasi bodong. Penghentian aktivitas bisnis ini merupakan dampak langsung dari penahanan tiga petinggi utamanya, yakni Nova Susanti (NS), Saluja Vijay Kumar, dan Gerhilda Elen, yang ditetapkan sebagai tersangka atas kerugian investor senilai lebih dari Rp6,3 miliar. Penyidikan mengungkap bahwa modus yang digunakan pengelola adalah menjanjikan bagi hasil sebesar 60% kepada para investor dengan mengklaim bahwa Scoo Beauty berada di bawah naungan manajemen RANS Entertainment. Namun, fakta persidangan membuktikan bahwa klaim tersebut tidak benar; kerja sama dengan pihak RANS hanya sebatas promosi media ...